Tips untuk penderita Asma
Oktober 9, 2007
DEFINISI ASMA BRONKHIAL
Asma Bronkhial adalah suatu penyakit yang disebabkan oleh peningkatan respon dari saluran napas, terhadap bermacam-macam rangsangan yang ditandai dengan penyempitan saluran napas disertai keluarnya lendir yang berlebihan dari kelenjar-kelenjar di dinding saluran napas, sehingga menimbulkan gejala batuk, mengi dan sesak. Penyempitan saluran napas dapat sembuh dan kembali seperti semula secara spontan dengan atau tanpa obat.
Mudahnya, kalo kita batuk atau sesak napas berulang dengan penyebab yang sama, atau di waktu yang sama, atau situasi yang sama, dan hilang timbul dengan menggunakan obat atau tidak, maka kita sebut sebagai asma.
Kita jangan merasa terganggu dengan istilah */asma/*. Sebab kalo anak kita yang bertahun-tahun batuk berulang kita sebut sebagai */batuk kronis/* atau */bronchitis/ * maka penangangannya jadi salah. Bila asma disebut bronkhitis, pengobatan utamanya adalah antibiotic, padahal asma tidak butuh antibiotik. */Antibiotik baik untuk membasmi bakteri pada bronkhitis, tapi tidak ada manfaatnya terhadap asma./*
Asma tidak dapat sembuh total, tapi bisa dikontrol. Dengan demikian maka penderita asma tidak akan menunjukkan gejala, mampu bekerja atau bermain tanpa terbatasi. Penggunaan obatpun dapat diminimalisir, tidak pernah serangan berat, dan tidak ada kelainan.
*Mengapa timbul asma?*
Timbulnya gejala asma seperti batuk, sesak napas dapat disebabkan oleh faktor-faktor yang tidak spesifik, seperti udara dingin, polusi, perubahan tekanan udara, faktor psikis dan kelelahan.
Apapun penyebabnya dasar munculnya gejala adalah menyempitnya saluran nafas (bronchus), pembengkakan permukaan saluran nafas (edema bronchus) dan berlebihannya produksi lendir (hipersekresi) .
* Apa gejalanya?*
Gejala asma adalah sesak napas dan batuk yang berulang. Untuk mengetahui berat ringannya serangan asma, penting juga untuk memperhatikan seberapa sering, lama dan seberapa hebatnya serangan. Dan seberapa lama anak bebas serangan.
Sedangkan untuk mengetahui penyebabnya, perhatikan waktu atau kegiatan anak sebelum mendapat serangan. Pikirkan, misalnya udara, rokok, makanan/minuman, debu, kegiatan fisik, infeksi, obat-obatan dan lain sebagainya. Perlu juga dibuat catatan, sehingga kita mendapat gambaran jelas tentang penyebabnya.Di dalam keluarga, biasanya mempunyai riwayat asma atau alergi.
*Bagaimana penanganannya? *
Penanganannya ada dua macam, yang sama-sama penting, tergantung berat ringannya serangan yang timbul.
Pertama, non farmakologik (pengobatan tidak dengan obat-obatan)
1. Pendidikan pada penderita mengenai penyaktinya sehingga dia dapat menyikapi penyakitnya dengan baik;
2. Menghindari penyebab/pencetus serangan (allergen), dan kontrol lingkungan hidupnya;
3. Latihan relaksasi, kontrol terhadap emosi dan lakukan senam atau olah raga yang bermanfaat memperkuat otot pernapasan, misalnya berenang;
4. Fisioterapi, sehingga lendir mudah keluar.
Kedua, secara farmakologik (menggunakan obat-obatan)
1. Pelonggar nafas, misalnya salbutamol, aminofilin
2. Pemelihara, misalnya prednisone, dexametason dll.
3. Pengencer lendir, misalnya bromhexin, ambroxol dll.
Mudah-mudahan penjelasan ini dapat bermanfaat, sehingga dapat menangani penyakit ini dengan bijaksana dan rasional.
Entry Filed under: Aneka TIPS. .
13 Comments Add your own
Leave a Comment
Some HTML allowed:
<a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <pre> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>
Trackback this post | Subscribe to the comments via RSS Feed

1.
4lifetransferfactorindonesia | September 6, 2008 at 9:34 PM
Pencegahan & perawatan terbaik penyakit Asma adalah dengan meningkatkan kualitas sistem imun, orang yang mempunyai sistem imun dalam kondisi prima, tak mudah terkena infeksi. Jika pada saat tertentu sistem imunnya terganggu atau tidak bekerja dengan baik, infeksi oleh bakteri, virus atau jamur mudah masuk kedalam tubuhnya.
Kondisi ini, ditambah berbagai hal yang dapat melemahkan sistem imun kita seperti tuntutan hidup dan tekanan pekerjaan, stress, polusi udara, kerja keras, istirahat kurang, akibatnya tubuh menjadi rentan terhadap penyakit.
Urusan daya tahan tubuh merupakan urusan semua orang yang mau hidup sehat. Banyak cara dilakukan orang untuk meningkatkan daya tahan tubuhnya agar tidak mudah terserang penyakit, termasuk diantaranya dengan mengkonsumsi obat atau suplemen yang tersedia cukup banyak di pasaran.
Salah satu imunomodulator yang telah teruji secara klinis adalah “Transfer Factor”, tidak seperti obat, susu kolostrum, enzim, Mineral, cell food, steroid, hormon, herbal, vitamin atau suplemen lain yang hanya meningkatkan daya tahan tubuh, Transfer Factor bekerja langsung memperkuat sistem imun, sekaligus mendidik, mengenali [ lebih dari 200.000 jenis kuman, virus, jamur dan sel-sel kanker untuk sistem imun kita ], merangsang dan menyerang segala pengganggu seperti sel-sel berpenyakit dan sel-sel kanker di dalam tubuh.
Transfer factor baik di konsumsi oleh semua orang anak-anak yang daya tahan tubuhnya belum sempurna, orang dewasa dan lansia. Dengan mengkonsumsinya, kerja sistem imun akan meningkat. Jika kerja sistem imun meningkat, akan dapat mempercepat proses penyembuhan pada orang yang sakit atau terkena infeksi.
Info Perawatan Asma dengan Transfer Factor, Hub: Ryankenny 021.94675666 / http://www.4lifeindonesia.co.nr
2.
manglufti | Desember 22, 2008 at 7:13 AM
terimakasih atas tambahannya….
3.
rere | Desember 14, 2008 at 2:08 PM
progran un tuk pencegahan penyakit asma tidak begitu gencar
4.
manglufti | Desember 22, 2008 at 6:56 AM
makanya digencarin donkk. caranya? sebar informasi ini sebanyak2nya
kalo ngandelin pemerintah? wah kelamaan kali yaa
5.
karissa iqbal | Desember 22, 2008 at 4:45 AM
thanks banget informnya gw jadi tau cara nanganin asma gw
6.
manglufti | Desember 22, 2008 at 6:58 AM
Alhamdulillah semoga bermanfaat. insya allah orang yang menulis ini dan menyebarkannya dapet pahala. amiin
7.
rijal | Januari 16, 2009 at 1:04 AM
meskipun bagi penderita asma sesungguhnya hanya bisa berserah diri kepada Tuhan, tetapi tidak ada salahnya untuk bertahan hidup sebisa mungkin!bagi sesama penderita asma, jangan pernah putus asa dan menyerah, terus berjuang untuk hidup lebih baik, yakinkan dirimu dapat melakukan apapun!jadikan kekuranganmu menjadi kelebihanmu!!!
8.
nien | Januari 26, 2009 at 9:28 AM
makasih atas infonya.. jadi tau lebih banyak tentang pnyakit ini..
9.
nien | Januari 26, 2009 at 9:29 AM
gara-gara keluarga ga da yang peduli.. terpaksa deh cari2 sendiri..
makasih banyak..
10.
fira | Juni 3, 2009 at 12:12 PM
infonya bagus…bisa buat referensi bagi penderitanya……..
11.
wahyusetiawan | Juni 3, 2009 at 2:15 PM
makasih infonya saya udah ptus aja dan2kali nyawa sayahampirmelayangtapi mudah2an tambakanterus infonya
12.
Afril | Juni 12, 2009 at 3:07 AM
Bagiku, pnyakit Asma adalh Pnyakit yg sangat menyedihkan bgi penderitanya. Untuk bernafas 1 kali saja terasa sgt mahal harganya……
Seorang Ayah yg sgt aq cintai berpulang ke Rumah Bapa di Sorga krna penyakit Asma. Byk cara pengobatan yg sdh dilakukan nmun tdk berhsl.
Bagi saudara2ku yg terkena Asma,,,,
tetaplah semangat dlm mnjalani hdp ini, dn yg sgt terutama : “Mendekatkan diri sepenuhx Kepada Tuhan”.
13.
Luna | Oktober 14, 2009 at 7:56 AM
Kalo saya terserang asma kq dikasi dokternya cortidex ya,saya jg tau temen saya tiba2 gatel2 sluruh tubuh,obatnya jg cortidex..
Apa ini bener ya??Smoga yg pengalaman dgn asma dpt membantu saya..